![]() |
| Add caption |
Kura-kura ini termasuk jenis Omnivora. Ia suka menyantap sayur-sayuran seperti daun pepaya dan kol, pakan buatan (Pelet), namun ia pun tak menolak bila disuguhi ikan kecil atau cacing. Seperti kura-kura milik saya seperti yang ada difoto tersebut. Sudah 5 tahun saya pelihara dari kelas 5 SD sampai sekarang saya kelas 3 SMP. Hari-harinya saya beri mereka pelet 3 kali sehari, namun sebulan sekali juga saya beri mereka menu tambahan berupa ikan-ikan kecil (Supaya menambah nafsu makan mereka, hahaha).
Untuk mengetahui jenis kelaminnya dapat kita lihat dari bagian bawahnya. Bila permukaan bawah nya cekung, berarti ia adalah seekor kura-kura jantan. Sedangkan apabila permukaan bawah tempurungnya cembung berarti dia adalah seekor kura-kura betina. Jenis kelamin satwa ini dapat juga kita lihat dari bentuk fisiknya. Hampir semua kura-kura brasil yang jantan memiliki ekor yang panjang dan lebih kecil ukurannya di banding yang betina. Serta kuku yang panjang pada kaki depan untuk menarik perhatian betinya nya dengan cara menggerak-gerakkan kaki depannya.
Kura-kura berwarna hijau ini menarik karena bentuk nya yang menarik. Namun seiring ketidak pahaman dalam memelihara muncullah berbagai penyakit. Ukuran tubuh yang tidak kunjung membesar serta perubahan warna tempurung dsb. Kura-kura brasil banyak menghabiskan waktu untuk berrendam di dalam air, namun ia juga suka naik ke daratan pada saat cuaca terang untuk mengeringkan tempurung nya. Baginya cahaya matahari sangat penting untuk kualitas warna tempurungnya.
Sebenarnya dalam merawat satwa alas Amerika Utara inimudah sekali.Yang terpenting adalah kondisi air yang harus selalu bersih, beri mereka batu sebagai tempat berjemur, dan yang terakhir adalah pemberian makan yang teratur.





